Sabtu, 16 Juli 2011

Nasihat Rasulullah Menyambut Bulan Ramadhan

Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan syiyam dan membaca kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini. Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu, kelaparan dan kehausan di hari kiamat. Bersedekahlah kepada kaum fukara dan masakin.
Muliakanlah orang-orang tuamu, sayangilah yang muda, sambunglah tali persudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya, dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarkannya.
Kasihanilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu. Bertobatlah kepada Allah dari dosa-dosamu. Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hambanya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya, dan mengabulkan mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa)-mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah! Allah Ta'ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri dihadapan Rabb Al-'Alamin.
Wahai manusia! Barangsiapa diantaramu memberi buka kepada orang-orang Mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka disisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan ia diberi ampunan atas dosa-dosanya yang lalu.
(Sahabat-sahabat bertanya:" Ya Rasulullah!Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian." Rasulullah meneruskan:) Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan ahlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirath pada hari ketika kaki-kaki tergelincir.
Barang siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari Kiamat. Barang siapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakannya pada hari ia berjumpa dengan-nya. Barangsiapa menyambungkan tali persudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barangsiapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardhu baginya adalah ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardhu dibulan yang lain.
Barang siapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan. Barangsiapa pada bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Qur'an pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak akan pernah menutupkannya bagimu.
Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu.
Amirul Mukminin k.w. berkata,:Aku berdiri dan berkata,"Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama dibulan ini?" Jawab Nabi:Ya abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah".
___________
Di kutip dari:"Puasa Bersama Rasulullah", karangan Ibnu Muhammad, Pustaka Al Bayan Mizan.

Nisfu Sya'ban

Kelebihan Malam Nisfu Sya'ban


Berikut Hadits Hadits yang menerangkan kelebihan malam Nisfu Sya'ban

1. Dari sayyidina Ali karramallahu Wajhah bersabda Baginda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam maksudnya: Apabila datang malam nisfu sya'ban maka ber ibadahlah di malamnya dan puasalah di siang harinya sesungguhnya Allah menurunkan rahmatNya dan para Malaikatnya pada malam itu dan berkata siapa yang minta rezeki ku beri siapa minta ke selamatan aku pelihara siapa yang hendak sesuatu maka akan ku kabulkan sampai terbit fajar.

2. Dari Muaz bin jabal radhiallahu anhu Bersabda baginda Rasulullahu alaihi wasallam maksudnya: pada malam nisfu sya'ban menurunkan Allah akan RahmatNYA dan para malaikatnya maka mengampuni Allah akan Dosa-dosa hambanya.
Di riwayatkan:bahwa pemindahan semua perkara dari lauhil mahfuz pada malam nisfu sya'ban dan selesai pada malam lailatul Qadar Di serahkan urusan rezeki pada Malaikat Mikail urusan perang/gempa/longsor/ bencana pada Malaikat Jibril ,urusan amal pada Malaikat penghulu langit dunia dan urusan Musibah pada Malaikat maut.

3. Daripada sayyidah Aisyah radhiallahu anha berkata:
Malam nisfu sya'ban aku terbagun dan rasulullah tidak ada di sampingku maka aku cari ternya beliau ada di pekuburan baki sambil memandang kelangit kemudian berkata sungguh Allah menurunkan rahmatNya dan MalaikatNya kelangit dunia pada malam nisfu sya'ban dan mengampuni dosa hambanya sebilang bulu kambing dari pada kabilah bani Kalb.

4. Daripada Sayidah Aisyah radhillahu anha berkata:
Berdiri Rasulullahu alaihi wasallam sembahyang dan kemudian sujud sangat lama sekali sehingga aku mengira beginda telah wafat menakala aku melihat demikian maka aku gerak-gerakan ujung kaki beliau maka bergeraklah kemudian aku kembali kerumah dan ketika beginda selesai dari sembahyang datang dan berkata beginda:
'' tahukah kamu malam apakah ini? Berkata Aisyah:
Allah dan Rasulnya yang lebih tahu berkata baginda :
Malam ini adalah malam Nisfu sya'ban sesungguhnya Allah Memandang dan mengampuni Hamba-hambanya pada malam ini.

5. Dari Naufal al bakali bahwasanya sayidina Ali keluar rumah pada malam nisfu sya'ban dan memandang kelangit sambil berkata keluar pada malam nisfu sya'ban nabiullah Daud alaihissalam dan memandang kelangit dan berkata Ya Allah sesungguhnya malam ini adalah malam mustajab do'a tidak berdo'a seseorang melainkan engkau kabulkan.

6. Diriwayatkan dari Ka'ab al ahbar berkata:
Sesungguhnya Allah Mengutus malaikat Jibril pada malam nisfu sya'ban ke sorga dan memerintahkan Allah seraya di hiasi sorga dan berkata malaikat sesungguhnya Allah melepaskan dari api neraka pada malam ini dari pada hambanya sebanyak bilangan bintang di langit, sebilangan hari dan malam di dunia, sebilangan daun-daun pepohonan, seberat gunung-gunung dan sebilangan pasir-pasir.

7. Berfirman Allah subhanallahu wata ala dalam surah Addukhan ayat 3 dan 4:
انا انزلناه في ليلة مباركة.اناكنامنذرين. فينها يفرق كل امرحكيم.
Berpendapat oleh ikrimah radhiallahu anha dan dan sebagian golongan bahwa maksud Lailah mubarakah adalah malam Nisfu sya'ban.

Faedah amalan pada Nisfu Sya"ban
Diambil daripada faedah hadist dan riwayat tabiin dan salaf yang di atas tdi bahwa di sunnahkan menghidupkan dan merayakan malam Nisfu sya'ban dengan ber ibadah seperti sembahyang sunat tasbih, Baca Alquran, Baca Dzikir, Baca Shalawat, Berdoa dan Baca surat Yasin sebanyak Tiga kali dengan niat:

1. Panjang umur sehat wal'afiat dalam taat dan ibadah kepada Allah.

2. Selamat dari pada musibah, bala, penyakit, wabah.

3 Minta rezeki yang halal kaya hati dari sekalian makhluk dan mati dalam ke adaan husnul khatimah baik kesudahan.

Dan sekurang-kurangnya pada malam Nisfu Sya'ban Beribadah Dengan Mengerjakan Shalat Isya berjamaah dan Shalat Subuh berjamaah.

Barang siapa membaca pada malam NISFU SYA'BAN:
لااله الا انت سبحانك اني كنت من الظالمين 2375x
Maka Allah beri keselamatan daripada bala dan musibah sampai tahun akan datang.

pada malam Nisfu Sya'ban Allah menambahkan air Zam Zam.
wasalam, semoga bermanfaat